Bangkit engkau yang letih, Rajamu berkenan mengangkatmu

 
Home
PS.TIMOTIUS ARIFIN Print

 

ABUNDANCE LEVELS
(Matapel I, 21/02/10)


Kerinduan hati Tuhan sesungguhnya adalah Anda mengalami makmur secara rohani dan jasmani. Bahkan Anda akan mengalami favor (kemurahan Tuhan ) yang setiap hari lebih dan lebih lagi.Yesus datang untuk memberikan kepada Anda kelimpahan.
Ada beberapa tingkatan (level) dalam kehidupan manusia:
1. Tingkatan Pundi-pundi (The bag level)
Jangan hanya mengumpulkan uang sebatas pundi-pundi saja. Itu pola pikir dunia. Anda memang diciptakan untuk hidup dengan berkat Tuhan. Sebab perjanjian Allah dengan Abraham itu juga berlaku untuk kita anak-anakNya. Bahkan kita menerima berkat yang lebih dari berkat perjanjian itu. Kingdom Economic tidak akan tergoncangkan oleh apapun. Tahun ini adalah tahun Singa dari Yehuda, artinya Tuhan akan membawa Anda makin naik dan terus naik. Seperti Tuhan menyertai Yusuf, demikianlah Tuhan juga akan menyertai Anda setiap waktu.

 

Jangan bekerja dengan kekuatanmu sendiri! Sebab Tuhan memberkati Anda pada waktu tidur. Penyertaan Tuhan jauh lebih berarti dari apapun! Jangan punya pola pikir kantongan! Janganlah bisnismu berbau kotor! Lebih mendekatlah kepada Tuhan, maka bisnis Anda menjadi lebih bersih dan sehat. Anda akan menjadi berkat dilingkungan bisnis Anda! Jangan Anda menjauh dari Tuhan, supaya jalanmu menjadi lurus. Ada golongan orang yang tidak diberkati yaitu: orang yang malas (lazy) dan orang yang kikir (stingly)

 

2. Tingkatan Buli-buli (The Barrel Level).
Didalam I Raja-raja 17, Elia saat itu sedang masuk dalam situasi resesi kelaparan. Tuhan segera mengadakan penyediaan bagi Elia, sekalipun Tuhan mempertemukan dia dengan seorang janda yang miskin. Janganlah takut! Sebab kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Elia sungguh mengalami mujizat Tuhan. Penyediaan bersifat Supranatural akan Anda alami. Bejana atau buli-buli yang kecil itu, setiap kali dituangkan selalu ada secara ajaib. Rahasia tingkap langit terbuka, banjir berkat Sorga adalah: Memberi persepuluhan. Tuhan akan menghardik semua belalang pelahap yang mengincar setiap waktu. Kantongan = enough, buli-buli = more enough, Tuhan akan memberi Anda more than enough. Yang terpenting adalah apakah Anda disertai Tuhan? Dahulukan kepentingan orang lain, maka Tuhan akan membuat mujizat di rumahmu!

 

3. Tingkatan Keranjang (The Basket Level)
Tuhan tidak memberikan ketakutan, tetapi Tuhan memberikan sejahtera. Alamilah grace and favor setiap hari. Seperti mujizat lima roti dan dua ikan yang bisa terjadi, mujizat pelipat gandaan bisa terjadi atas hidupmu. Dari seorang anak kecil yang mau menyerahkan seluruh saku makanan yang dia punya, yang tentunya dari orang tuanya. Dari anak-anak sudah diajarkan untuk menabur, membagi (Amsal 22:6). Jangan lakukan aktifitas yang tidak perlu, lebih focus lagi kepada Tuhan (Amsal 22:4). Didiklah anak-anak Anda sejak dari kecil dalam jalan takut akan Tuhan. Biarlah Anda bisa dipercaya dan bisa diandalkan. Anak itu memberikan semua yang ada padanya, dia lebih cinta kepada Tuhan daripada kepada rotinya. Jika Anda mau dipecahkan dan setia diproses, maka Tuhan akan melipat kaligandakan semua yang ada padamu!

 

4.Tingkatan Lumbung (The Barn Level)
Lihat apa yang pernah dialami oleh Yusuf, yang penting adalah siapa yang Anda punya? Yusuf dibuat oleh Tuhan menjadi berhasil. Waktu dan kesempatan, Tuhan yang akan buat itu didalam hidup Anda. Penentuan Tuhan atas hidupmu itu yang terpenting, sebab jika Tuhan sudah mengangkat, tidak ada yang bisa menghambatnya. Jadi krisis itu justru kesempatan bukannya hambatan. Hikmat Tuhan yang diberikan kepada Yusuf, juga akan diberikan kepada Anda! Pada usia 17 th, Yusuf sudah mempunyai “mentalitas raja”. Saat terjadi krisis saat itu, Yusuf justru menjadi berkat bagi saudara-saudaranya. Yusuf dipromosikan Tuhan. Milikilah pola pikir kerajaan.
Maukah Anda mengalami terobosan yang tidak biasa-biasa lagi? Milikilah mentalitas kerajaan. Jangan takut terhadap apapun, selama Anda dekat melekat kepadaNya, perlindungan dan promosi Tuhan tetap berlaku didalam hidupmu! (JEA)

 
< Prev   Next >
© 2010 Welcome to Rock Ministry Jakarta